Senin, 18 Agustus 2008

perawan, penawar, pewarna


“Perawan…Pewarna…Penawar!!!!!

Perawan adalah pewarna bagi etalase dunia

Yang untuknya para hidung belang sanggup bertaruh rupiah

Perawan adalah pewarna Bagi hegemoni kekuasaan

Yang untuknya para raja keluar dari peraduan dengan menyengkelit pusaka

Perawan adalah pewarna bagi arogansi sistemik

Yang untuknya para bajingan siap menyebar kebusukan

Untuk perawanlah kubik darah ditumpahkan

Namun dari puncak kidung kearifan

Melangkah seorang perawan yang berhiaskan nurani

Dan harga diri kehadapanku

Dia persembahkan selarik senyuman nan tulus tanpa kata-kata

Dadaku bergetar…tungkai-tungkai lemahku menggeletar

Pahit dan rasa sakit itu mendadak lenyap

Senyumnya itu telah mendatangkan kesembuhan

Perawan yang menghampiri pertapaanku ini

Bukan sembarang perawan

Perawan ini membawa penawar luka didalam kehadirannya

Sesaat kabut tipis datang

Menjadi pembatas antara aku dan dia

Pandanganku menjadi samar

Perawan itu berpendar dan mengkristal

Darinya memancar delapan ribu pelangi yang bersayap

Pelangi-pelangi itu berputar…berthawaf

Disekeliling kosmis Kristal…dan memutih

Putih dan lambat laun memudar seiring memudarnya rasa sakit dan pahit

Perawan itu adalah penawar luka

Tak ada yang tahu siapa dia kecuali keyakinanku

Perawan dan pewarna adalah penawar derita

Perawan dan penawar adalah pewarna iman

Penawar dan pewarna adalah perawan dalam semesta kehidupan

" iip wijayanto"

hanya perempuan biasa yang lemah akan nafsu dunia, lemah akan kerakusan materi, dan lemah akan keakuan.

lalu siapa perempuan itu?

dunia akan serempak menjawab....

perempuan itu berada ditempat terjaga, terbungkus kelemahan untuk melakukan penindasan, lemah akan ambisi kekuasaan, dia berada didasar keikhlasan seorang ibu yang mampu mengubah pertumpahan darah menjadi lautan kasih sayang, peperangan menjadi kegotong royongan, dan perselisihan menjadi persaudaraan. dia berada didasar lautan nurani,,, jauh bersama mutiara iman,,,,iman seorang istri salihah, putri negeri yang tenggelam dalam lantunan doa bagi bangsanya,,,dan seorang filosuf yang memahami arti hidup lewat kepeduliannya.

semoga aku bisa bertemu dengan perempuan ini, belajar darinya, dan memperoleh kedudukan yang serupa dengan perawan bagi semesta kehidupan.

dia bukan racun dunia, bukan juga property kekuasaan,,,tapi dia ibunda bagi kelahiran sang juru selamat....dari

kekacauan



selalu melihat keatas


kita memang harus selalu menatap masa depan,,,,menantang setiap serangan yang datang pada kehidupan kita. bukan kita salah bila memandang masa depan dengan selalu melihat keatas...
bukan kelangit tapi pada orang-orang yang lebih dulu hidup dari pada kita.
mereka selalu bisa melalui semuanya, bahkan hidup dizaman yang tak semudah sekarang. semua serba kurang semua serba penuh akan keterbatasan
tapi apakah nyalinya mundur, ciut hanya karena kekurangan dan keterbatasan..?????
memang tak baik selalu melihat ketasa tetapi tak ada usaha apapun untuk meraih cita-cita kita. tahukah? bahwa kita 5 tahun kedepan ditentukan oleh buku apa yang kita baca sekarang dan dengan siapa kita bergaul.
selalu ingin seperti orang lain dengan menumbuhkan iri hati dan penyakit hati lain itu tidak dibenarkan, namun berusaha untuk menjadi diri kita supaya bisa sejajar dengan orang lain yang lebih baik, lebih sukses, lebih punya arti dengan menjadikannnya sebagai teladan itu bisa diterima?
namun kita mahasiswa.....saat ini terlalu melangit, jadi membumilah...
karena pada fasenya kita akan kembali kebumi...
menjadi penghuni bumi...dan langit hanya akan bisa kita pandang, tanpa selalu berada sejajar dengannya....
kita punya peran,,,,
peran yang jauh lebih indah adalah dengan menghayati, menjiwai setiap peran yang harus selalu kita mainkan dengan kisah-kisah yang berbeda....
"dunia ini panggung sandiwara ceritanya mudah berubah
kisah maha brata atau tragedi dari yunani
setiap kita punya satu peranan yang harus kita mainkan
ada peran wajar dan ada peran berpura-pura
mengapa kita bersandiwara?????
liriknya teruskan saja sendiri pada kreatif kan,,,,,,,,
selamat menikmati sandiwara dunia dari sang sutradara handal

mucikari berkata................


"Tidak usah merasa berdosa. pekerjaan kalian itu sudah dilakukan orang sejak dulu. kenapa merasa menggadaikan diri? semua orang sekarang menggadaikan diri, semua orang melacurkan diri. ilmuwan melacurkan ilmunya. polisi melacurkan tugas. tentara melacurkan loyalitas. dosen melacurkan nilai, rektor melacurkan prinsip. ulama melacurkan ayat. LSM melacurkan HAM. hakim melacurkan keputusan. jaksa melacurkan tuntutan. pengacara melacurkan fakta dan pembelaan. birokrat melacurkan kebijakan.
kalian bahkan lebih suci dari mereka. yang mereka gadaikan bukan milik mereka. sementara yang kalian gadaikan adalah milik kalian sendiri."
aku memang bukan mucikari tapi perkataan diatas adalah dalih para mucikari untuk membuat para pekerja underground tidak terlalu merasa bersalah pada apa yang tengah diperbuatnya.
karena setiap orang punya apology. mucikari juga punya hak karena mereka juga manusia hanya pandangannya saja yang berbeda.
bicara salah dan benar...didunia ini tak ada salah dan benar karena yang ada hanya alasan. yang dapat membuktikan kebenaran hanyalah kematian,,,,
setiap orang mengaku punya Tuhan tapi sifat-sifatnya tak mencerminkan perilaku sebagai makhluk yang punya Tuhan dan berperadaban,,,,
aku juga tak berhak menjudge seperti hakim yang menghukumi terdakwanya....
aku juga tak berhak membenarkan seperti ulama yang mengembalikan semuanya pada ayat-ayat Ilahi
aku juga tak berhak menggurui seperti para Filsuf yang menajadi teladan dari setiap bidang ilmu
karena aku hanya seorang makhluk hina yang penuh cela,,,,yang tak banyak tahu dunia..
tapi satu hal yang aku tahu bahwa aku tak tahu apa-apa....

Sabtu, 16 Agustus 2008

kebersamaan yang terlarang


tak ada yang salah dengan ini...... penglihatan anda benar ko...ini bukan hasil rekayasa....ini juga dipublikasikan tidak untuk menjatuhkan salah satu pihak.... tapi apa yang terlihat disini merupakan wujud kebersamaan dua orang yang tidak dalam tanda kutip"""""""""""""""""""""""""""""""""""""stop hentikan pemikiran dangkal kita dalam memahami sesuatu, tak selamanya yang kita lihat adalah benar,,,dont judge book from in the cover...,maaf kalo bahasanya belepotan.....
coba tebak gambar disamping kira-kira anda punya spekulasi apa???

abie..........

sepertinya dia biasa.....
waktu justru yang membuatnya tidak biasa dimataku....
mungkin perempuan itu adalah wanita pembuat sejarah,,,
tapi pria ini adalah seseorang yang menghargai sejarah...semoga....
tahukah kita bahwa ternyata hal-hal yang biasa adalah justru yang paling berharga,,,,
aku tak tahu hidupku esok seperti apa, bagaimana, dan dengan siapa aku menjalaninya?
namun buatku sebentar mengenal nya..tak kan sebentar waktu untuk melupakannya...
hiehihiihiihihihi.....
jangan GR y....
tapi aku memang orang yang mudah menyayangi orang-orang yang masuk kedalam sejarah perjalanan hidupku...
mungkin suatu saat waktu akan merubah segalanya....
fisikku, pemikiranku, tingkah laku, sampai caraku memadang hidup.
tapi waktu tak akan mengubah ingatanku tentang sosok ini...karena dia yang pernah menjadi inspirasi...........
susah cari inspirasi?>?/???/
untuk abi
yang selalu akan umi ingat....

linglung bersama



bagaimana caranya memahami orang lain...adalah keterampilan kita memahami diri kita sendiri..
pertanyaannya bukan mengapa dia tak memahamiku? tapi bagaimana aku bisa memahami dia...
bukan waktunya saling mencela,,,karena sudah kadalursa bila terus habis-habisan mengurusi masalah orang lain...
pepatah bijak menyatakan bahwa seseorang yang selalu mendata kesalahan orang lain akan mati sebelum ia menyadari kesalahannya sendiri...
ngeri ya...jadi biang gosip,,,
pengalaman orang lain memang bisa menjadi bahan pembelajaran untuk hidup kita, tapi itu tak berarti kita berhak untuk membanding-bandingkan diri dan hidup kita dengan yang lain....
whatever.....
kita sudah dewasa saking dewasanya....sampai-sampai kita lupa bahwa kita juga pernah menjadi anak-anak......

kita hidup bersama...kita juga mencoba memahami arti dari setiap perbedaan yang dimiliki
namun,,,,aku tak tahu cara mencintai yang baik itu seperti apa?
karena kegamangan semuanya...membuat hidupku semakin mengalir apa adanya...
apa aku salah bila memilih untuk tak memutuskan...
dasar perempuan...sekuat-kuatnya perasaan disembunyikan dia tetap akan terperosok dalam
sebuah ruang yang dinamakan perasaan.
aku merasa banyak bersalah karena telah menyia-nyiakan masa remajaku untuk hanya sekedar merasakan manisnya kesalahan.
tapi terlanjur aku telah melewatkannya...
ya...ini aku yang sekarang
meski kurang dan penuh cela tapi aku akan tetap menjadi aku,,,
yang walau orang tak faham....
hidupku hari ini dan untuk hari-hari berikutnya harus semangat..tetap bersemangat....selalu bersemangat....
Powered By Blogger

playboy

playboy

buricak burinong

buricak burinong
kukupu lucu meureun....

Mengenai Saya

Foto saya
Saya... perempuan yang baik hati, supel, tapi kadang nyebelin... seorang mahasiswi hukum. yang mengalami kecelakaan sejarah karena salah masuk jurusan.... tapi... karena kecelakaan sejarah itu aku tahu banyak hal yang sebelumnya tak pernah terbersit difikiranku.. berminat jadi teman??? kirim email aza langsung

apa pendapatmu tentang hidup???

full house

full house
ji eun sama hyong jay butuh waktu buat memahami arti dari yang sudah terjadi. intinya.....ya..gitu lah!!!!!

NU pisan

NU pisan
tanyakan pada dunia kenapa harus ada Nahdlatul Ulama

Hadrotus Syaikh

Hadrotus Syaikh
Hasyim Asy'ari

IPPNU

IPPNU
saudara organisasiku

terserah

terserah
aku dilahirkan,,,aku dibesarkan..aku dididik..bukan untuk menghancurkan dunia dan menjadi racun dunia. tapi aku datang untuk memahami ke-AKU-anku. aku datang hanya untuk singgah, ikut menorehkan tinta peristiwa hidupku diatas kertas putih kehidupan.

it's me!!!!

it's me!!!!